Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, angkat bicara mengenai berbagai kendala yang menyebabkan tim asuhannya menelan kekalahan dari Dewa United. Salah satu sorotan utamanya adalah kerugian taktis akibat kartu merah yang diterima oleh Doni Tri.

Kekurangan jumlah pemain diakui sang pelatih sangat menyulitkan ritme permainan tim. Dalam sesi konferensi pers usai laga, Shin Tae-yong tidak menampik bahwa insiden pengusiran tersebut menjadi salah satu pemicu utama runtuhnya skema permainan skuad Macan Kemayoran.

"Ya, dengan adanya kartu merah Doni, jadi memang menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi Persija. Ya mungkin bisa dibilang salah satu penyebab kenapa kita harus mengalami kekalahan," jelas Shin Tae-yong.

Selain faktor ketimpangan jumlah pemain, rekor buruk Persija kala merumput di stadion tersebut turut menjadi sorotan. Kekalahan dari Dewa United ini merupakan hasil minor kedua bagi Persija di venue yang sama, setelah sebelumnya juga harus takluk saat bersua Persita Tangerang.

Menanggapi rentetan hasil buruk tersebut, juru taktik asal Korea Selatan itu secara tersirat mengakui bahwa timnya seolah dijauhi keberuntungan setiap kali bertanding di stadion tersebut.

"Ya memang sepertinya nggak cocok sama stadion ini. Ya buat Coach Shin juga, buat tim kita juga. Dua kali kalah, rasanya agak kurang, tidak bagus lah perasaannya. Kurang beruntung lah," ungkapnya menutup pernyataan.